sony jafar wasono
Rabu, 08 April 2015
---------------- GURU BUMI ---------------
Para Jiwa
Yg terbebas dari gravitasi Bumi
Karena sang raga
Telah kembali menjadi tanah
Berbondong menziarahi
Planet Bumi
Yg telah "Dikafani"
Meski belum berlabuh
Di Hari akhir Kematiannya
Wahai Bumi
Sekalipun Kami
Tak lagi sebagai Penghunimu
Tetapi
Senantiasa Berterimakasih kepadamu
Seiring Gema Zikir
Tempatku Bersyukur
Jika Engkau tak lelah
Payudara Tanahmu
Telah menyusui Kami
Wahai Bumi
Engkaulah Maha Ibu Sejati
Yg membisukan Pamrih
Dalam menghantar Lelakon
Anak Anak Manusia
Walau bukan sebagai "Pribumi"
Hanya bertandang sebagai Khalifah
Yg ikut numpang makan
Zat Haramu
Meski lebih rakus
Menyebabkan
Perut tumbuhan kelaparan
Dan senantiasa meranggas
Lautan daun daun hijau
Yg Berkidung Kedamaian
Kini telah sunyi
Berganti jerit perih
Jadi Padang alang alang .....
Wahai
Bumiku Sayang
Bumiku Malang
Di manakah anak anak khewan lucu
Yg dulu menari ceria
Bersama kegembiraan Alam
Menyanyi bersama
Dg suara semilir angin
Yg menyapa daun daun
Yg kini hanya Wirid kenangan
Dalam Suluk Suluk kehampaan
Korban kerakusan
Dari sejenis khewan
Yg bisa berfikir .......
Wahai Bumi
Mandikan Kami mandikan
Dg Beningnya Air Purba
Yg tak tercemar limbah pabrik
Air Suci yg tergenang bisu
Tersembunyi dibalik Luka
Hati Planet Bumi
Yg jauh sudah Ada
Sebelum Kelahiranmu
Air Keramat
Untuk memandikan
Dan Mewudhukan
Engkau Yg kelak
Jari Jenazah
Salam Pilu Kami
Wahai Sahabat ........
Salam Greensmille
22
april 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar